Return to site

Agen Obat Herpes De Nature

Kelompok orang yang khususnya memerlukan obat antivirus meliputi manula dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun, seperti pengidap kanker, HIV, serta diabetes. Selain itu, antivirus juga diberikan pada pengidap dengan ruam atau nyeri yang parah dan jika herpes zoster berdampak pada mata.

Apakah ada obat penyakit herpes yang ampuh menghilangkan penyakit herpes sampai tuntas? terbuat dari bahan herbal aman tanpa efek samping? anda berada di website yang tepat. Kami De Nature Indonesia Jual Obat Penyakit Herpes yang terbuat dari bahan alami aman tanpa efek samping.

Pengertian Penyakit Herpes

Penyakit herpes merupakan penyakit yang meradang pada kulit dan biasanya muncul gelembung yang berisi air dan berkelompok. Penyakit Herpes terdiri dari dua macam yaitu herpes zoster, penyakit herpes yang menyerang kulit. Dan herpes genitalis adalah penyakit herpes yang merupakan salah satu penyakit kelamin. Ciri-ciri herpes ini yaitu rasa sesak nafas, demam, mengigil, sendi terasa nyari, pegal hanya pada satu bagian tubuh saja

Pada herpes simplex mulut dan bibir, gambaran gejalanya sangat khas. Pada bibir akan tumbuh lenting – lenting bening seukuran kepala jarum pentul dan sifatnya bergerombol. Lenting ini tumbuhnya terdapat pada perbatasan selaput merah bibir dengan kulit dan akan tampak agak kemerahan. Bila herpes mulai menyerang, akan disertai dengan rasa tidak enak badan, demam, serta nyeri kepala.

Herpes adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Ada dua jenis HSV,ya itu Herpes Simplex 1 (HSV1) dan Herpes Simplex 2 (HSV-2). HSV1 atau herpes di mulut umumnya ditemukan dalam bentuk luka dingin di sekitar mulut . HSV-2 atau Herpes kelamin adalah bentuk herpes yang jauh lebih intens, yang umumnya ditemukan pada alat kelamin. Namun KEDUA jenis HSV ini dapat ditemukan di mulut atau daerah kelamin. Seseorang mungkin terinfeksi dengan HSV-1 dan HSV-2. Terinfeksi oleh satu dari tersebut tidak membuat Anda kebal terhadap yang lain.

Sedangkan gejala herpes genital yang paling umum adalah sekelompok luka blister pada vagina, vulva, leher rahim, penis, pantat, atau anus. Gejala dapat berlangsung beberapa minggu dan pergi. Mereka mungkin kembali dalam minggu, bulan, atau tahun. Saat pertama gejala herpes genital muncul disebut “episode pertama” atau “herpes awal.” Herpes awal gejala biasanya lebih terlihat dibandingkan episode berikutnya.

  • Lecet
  • Perasaan terbakar jika air seni mengalir di atas luka
  • Ketidakmampuan untuk buang air kecil jika pembengkakan luka yang parah memblokir uretra
  • Gatal
  • Luka terbuka
  • Nyeri pada daerah yang terinfeksi
Penularan Herpes

Seluruh jenis penyakit herpes dapat menular melalui kontak langsung. Namun pada herpes zoster, seperti yang terjadi pada penyakit cacar (chickenpox), proses penularan bisa melalui bersin, batuk, pakaian yang tercemar dan sentuhan ke atas gelembung/lepuh yang pecah. Pada penyakit Herpes Genitalis (genetalia), penularan terjadi melalui prilaku sex. Sehingga penyakit Herpes genetalis ini kadang diderita dibagian mulut akibat oral sex.

Faktor Risiko Herpes Zoster
Alasan di balik virus varisela yang aktif kembali belum diketahui secara pasti. Meski demikian, ada sejumlah faktor yang diduga memengaruhinya. Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

  1. Usia. Insiden penyakit ini meningkat sejalan dengan bertambahnya umur penderita, umumnya dialami pasien berusia di atas 50 tahun.
  2. Sistem kekebalan tubuh yang menurun, misalnya karena mengidap HIV/AIDS, menggunakan obat steroid jangka panjang atau immunosupresan, maupun menjalani kemoterapi.
  3. Mengalami stres secara fisik maupun emosional.

Herpes zoster tidak menular. Tetapi jika Anda belum pernah terkena cacar air dan mengalami kontak langsung dengan penderita herpes zoster, Anda dapat terinfeksi virus varisela zoster dan terkena cacar air.

Pengidap herpes zoster juga sebaiknya menghindari kontak dengan bayi yang baru lahir, ibu hamil, serta orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Diagnosis dan Langkah Pengobatan Herpes
Diagnosis herpes biasanya dilakukan dengan memeriksa lokasi dan bentuk ruam, serta rasa nyeri dan gejala-gejala lain yang dirasakan. Dokter mungkin akan mengambil sampel kulit ruam atau cairan dari ruam yang kemudian akan diperiksa di laboratorium jika dibutuhkan.

Sama seperti cacar air, tidak ada langkah khusus untuk menangani herpes. Tujuan pengobatannya adalah mengurangi gejala sampai penyakit ini sembuh dengan sendirinya.

Langkah pengobatan medis yang dapat dilakukan untuk mempercepat kesembuhan sekaligus mengurangi risiko komplikasi adalah dengan pemberian obat antivirus. Contohnya, acyclovir dan Valacyclovir. Obat antivirus paling efektif jika diminum dalam tiga hari setelah ruam muncul. Namun bila pasien memiliki risiko kompliasi, obat ini dapat diberikan sampai sebelum 7 hari setelah ruam muncul. Konsumsi obat antivirus biasanya dilakukan selama 7-10 hari.

Menangani rasa nyeri sedini mungkin juga dapat menghindarkan pengidap dari komplikasi gangguan saraf. Untuk mengatasi rasa nyeri, ada beberapa jenis obat yang biasanya akan diberikan dokter. Di antaranya adalah:

  • Obat pereda sakit, seperti parasetamol, ibuprofen dan kodein.
  • Obat antidepresan trisiklik (TCA), misalnya amitriptyline, imipramine, dan nortriptyline. Dokter biasanya akan meningkatkan dosis obat ini perlahan-lahan sampai rasa nyeri dapat teratasi.
  • Obat antikonvulsan, misalnya gabapentin dan pregabalin.
  • Obat antikonvulsan dan antidepresan umumnya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga keefektifannya dapat dirasakan pengidap.

Komplikasi Herpes
Jika tidak diobati, herpes dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius yang meliputi:

  • Neuralgia pasca-herpes atau postherpetic neuralgia. Rasa nyeri yang parah ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah ruam sembuh. Diperkirakan hanya sebagian kecil pengidap herpes zoster di atas usia 50 tahun yang mengalami komplikasi ini.
  • Kebutaan. Jika muncul di sekitar mata, herpes dapat mengakibatkan peradangan pada saraf mata, glaukoma, dan bahkan berujung pada kebutaan.
  • Gangguan pada saraf, misalnya inflamasi pada otak, masalah pada pendengaran, atau bahkan keseimbangan tubuh.
  • Infeksi bakteri pada ruam atau lepuhan apabila kebersihannya tidak dijaga kebersihannya.
  • Bercak putih pada bekas ruam. Ruam herpes dapat menyebabkan kerusakan pigmen kulit dan terlihat seperti bekas luka.

Untuk Sobat yang sedang mencari pengobatan penyakit herpes yang ampuh alami terbuat dari bahan herbal aman tanpa efek samping, alhamdulilah kami De Nature Menyediakan obat herbal khusus untuk herpes yang sangat ampuh atasi penyakit ini. Penyakit herpes saat ini bisa disembuhkan melalui metode pengobatan tradisional. Seperti yang dilakukan oleh kami, yang sudah lama menyembuhkan para penderita penyakit herpes.

KELEBIHAN BELANJA ONLINE PADA KAMI (DE NATURE INDONESIA)
  • Setiap penyakit berbeda obatnya, jd obat kami khusus untuk penyakit itu sendiri!
  • Harga lebih murah
  • Kualitas terbaik
  • Tanpa perlu pergi ke dokter (tidak malu saat ke dokter, hemat waktu, dll)
  • Tidak perlu disuntik
  • Masa penyembuhannya singkat Proses obat hanya 2 – 3 hari
  • Barang dikirim ke alamat rumah Anda via TIKI, JNE kilat, dibungkus rapi. Dan RAHASIA DIJAMIN.
  • Proses pengiriman cepat dan aman
  • Botol obat sengaja kami buat polos agar tidak ada yang tahu isinya apa, privasi Anda lebih terjamin.
  • Hanya kami yang selalu mengutamakan ke puasan konsumen

Pertanyaan Yang Sering Diajukan

Apa benar ampuh obatnya
Obat Herbal Herpes pada kami tergolong obat yang sangat ampuh apabila dibandingkan dengan obat – obat lainnya. Selama diminum secara rutin sesuai dosis maka penyakit herpes Anda akan segera sembuh biasanya 3-5 hari.

Apa ada efek samping dari minum obat ini / amankah?
Obat alami herpes Kulit dan Salep khusus herpes dijamin sangat aman bahkan apabila dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Tidak akan menimbulkan penyakit atau efek samping apapun bagi tubuh karena terbuat dari 100% tumbuhan herbal alami yang berkhasiat obat dan sama sekali tidak mengandung bahan tambahan apapun seperti zat pengawet, zat pewarna, zat kimiawi, dan lain sebagainya.

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly